Segudang Gizi Susu Kambing yang Rendah Laktosa

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 18, 2022

Sumber : pertanianku.com

Susu kambing memiliki cita rasa yang sedikit manis dan dapat menjadi pilihan bagi orang yang tidak bisa mengonsumsi susu sapi. Hal itu karena susu kambing mengandung laktosa yang rendah sehingga tidak menimbulkan diare.

Kandungan lain yang tidak ada di dalam susu kambing adalah beta lactoglobuline, senyawa alergen yang sering disebut sebagai pemicu reaksi alergi seperti asma, bendungan saluran pernapasan, infeksi radang telinga, eksim, kemerahan pada kulit, dan gangguan pencernaan makanan. Meskipun tidak menyebabkan alergi, susu kambing tidak dapat dijadikan obat untuk menghilangkan alergi.

Rantai asam lemak yang terkandung di dalamnya lebih pendek sehingga lebih mudah dicerna dan diserap oleh sistem pencernaan manusia. Selain itu, tidak mengandung agglutinin, senyawa yang menyebabkan molekul lemak menggumpal seperti susu sapi. Itu sebabnya susu kambing lebih mudah diserap oleh usus halus.

Susu kambing tidak hanya bisa dikonsumsi dalam keadaan segar, tetapi bisa diolah menjadi sabun mandi. Sabun tersebut memiliki tingkat keasaman yang menyamai kulit sehingga membuat kulit terasa lebih lembut dan tidak menimbulkan iritasi. Beberapa penelitian menunjukkan, sabun ini dapat memulihkan kelainan pada kulit seperti psoriasis dan eksema.

Kandungan protein susu kambing tergolong tinggi (secangkir susu mengandung 84 gram) sehingga bagus untuk pertumbuhan dan pembentukan jaringan tubuh. Anda bisa menjadikan susu ini sebagai sumber protein yang murah dan bermutu.

Protein yang terdapat di dalam susu mencapai 22 asam amino, termasuk 8 asam amino esensial seperti isoleusin, leusin, dan fenilalanin. Asam amino tersebut merupakan senyawa penting yang dapat membentuk senyawa hormon dan jaringan tubuh.

Selain itu, susu ini dapat menjadi sumber mineral karena mengandung kalsium, fosfor, kalium, riboflavin, dan protein. Susu menyumbang 32,6% kalsium dan 27% fosfor dari kebutuhan dasar harian.

Anak-anak yang mengonsumsi susu kambing akan memiliki kepadatan tulang yang baik, kadar hemoglobin meningkat, serta kebutuhan vitamin (A, B1, B2, dan B3) tercukupi.

Sempat ada mitos yang mengatakan, susu kambing dapat menyebabkan gangguan pada penderita tekanan darah tinggi. Padahal, kandungan utama susu ini dapat menstabilkan tekanan darah, mengatur fungsi kerja jantung, dan menekan risiko terkena arteriosclerosis.

Kiat Memancing Walet dengan Suara

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 17, 2022

Sumber : pertanianku.com

Suara walet tergolong sulit ditiru oleh mulut manusia sehingga peternak walet memerlukan alat perekam untuk memanggil burung ini. Suara ini bisa direkam melalui CD. Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui ketika ingin memancing walet dengan suara, berikut ini ulasannya.

Pemilihan warna suara

Untuk mengupayakan walet menginap dan bersarang di dalam rumah walet yang masih baru (kosong), baik rumah yang berada di daerah hunian (sentral walet) maupun di daerah perlintasan dan di daerah perburuan-rekaman suara walet diperdengarkan melalui CD. Rekaman ini berisi beberapa warna suara walet dan diputar pada waktu yang tepat.

Alat bantu

Alat bantu yang dapat digunakan adalah CD, tweeter, dan amplifier. Berikut ini ulasan mengenai fungsi dari masing-masing alat yang digunakan.

  • Soundsystem berfungsi memutar CD suara walet, bisa menggunakan CD player/soundsystem. Dengan penggunaan CD, suara walet terdengar lebih bersih dan jelas, mirip suara aslinya. Dengan demikian, walet akan kerasan dan membuat sarang di rumah walet yang masih baru atau kosong tersebut.
  • Tweeter berfungsi sebagai pelantang suara walet, ditempatkan di lubang sentral rumah walet menghadap ke luar. Selain itu, tempatkan pula tweeter di dalam rumah walet dengan jarak antartweeter 2–4 m. Sebuah tweeter diletakkan menghadap ke luar dengan volume suara lebih besar dari volume suara di dalam rumah walet.
  • Amplifier berfungsi untuk mendapatkan suara CD walet yang lebih baik, bisa pula menggunakan amplifier yang berfungsi untuk mengatur suara luar dan suara dalam dengan volume yang berbeda. Volume untuk luar dibuat lebih besar daripada suara dalam. Kini telah tersedia soundsystem walet CPU yang sudah terdapat amplifier di dalamnya.

Kualitas rekaman suara walet

Tingkat keberhasilan memanggil walet ditentukan oleh jenis suara yang direkam dan kualitas hasil rekaman. Walet akan cepat merespons suara walet yang sedang birahi atau akan kawin. Hal ini karena sebagian besar walet yang datang terpanggil oleh suara rekaman tersebut.

Kiat Menyiapkan Anak Kandang untuk Peternakan Ayam

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 16, 2022

Sumber : pertanianku.com

Anak kandang merupakan tenaga kerja yang akan menjalankan usaha peternakan ayam. Tenaga kerja ini bisa berasal dari pemilik peternakan sendiri atau mempekerjakan orang lain. Sebetulnya, tidak ada kriteria khusus untuk menjadi anak kandang. Akan tetapi, ia harus memiliki sifat mengasuh dan penuh kasih sayang terhadap ayam-ayam di peternakan.

Meskipun tidak memiliki kriteria khusus, Anda sebagai pemilik peternakan harus membentuk anak kandang sebagai tenaga kerja yang baik agar usaha budidaya berjalan lancar. Pekerja yang baik akan memiliki feeling yang kuat terhadap kondisi ayam. Hal tersebut tentunya menguntungkan Anda karena semuanya teridentifikasi dengan cepat. Berikut ini beberapa tips mengelola pekerja kandang.

Memberikan contoh

Tidak hanya bisa menyuruh, Anda juga harus mampu mencontohkan hal-hal yang baik. Itu sebabnya Anda harus memiliki bekal pengetahuan yang cukup tentang manajemen pemeliharaan untuk menjalankan usaha peternakan ayam. Ketika Anda bisa memberikan contoh yang baik, anak kandang akan melanjutkannya.

Jangan menambah pekerjaan anak kandang

Jangan sampai Anda menyalahgunakan anak kandang dengan memberi pekerjaan yang tidak ada sangkut pautnya dengan pemeliharaan ayam broiler.

Buat pekerja sejahtera

Pekerja akan mudah dikelola bila Anda memberikan kesejahteraan padanya melalui upah yang layak.

Apresiasi keberhasilannya

Apabila pekerja berhasil melaksanakan tugas dengan baik sehingga berhasil menciptakan terobosan yang bagus, berikan penghargaan. Sebaliknya, bila prestasi anak kandang kurang bagus, berikan motivasi dan evaluasi agar pekerja bisa meningkatkan keahliannya.

Menegur pekerja

Bila ingin menegur pekerja, usahakan jangan ketika ia sedang bekerja karena hal tersebut bisa membangkitkan emosi. Selain itu, hindari menegur pekerja di hadapan pekerja lain. Tegur pekerja di tempat khusus dan berikan pengertian dengan bahasa yang baik serta kepala dingin.

Membuat catatan produksi

Ajarkan pekerja untuk membuat catatan produksi (recording) secara lengkap agar dapat mengetahui perkembangan ayamnya hari per hari. Recording juga dapat melatih kejujuran anak kandang.

Jenis Sapi Bakalan yang Cocok Jadi Sapi Potong

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 15, 2022

Sumber : pertanianku.com

Salah satu bagian penting saat memilih bakalan adalah menentukan jenis sapi bakalan yang akan diternakkan. Pemilihan jenis sapi bakalan harus disesuaikan dengan lokasi tempat dan kondisi peternakan. Untuk menentukan jenis sapi yang baik, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu sifat-sifatnya. Berikut ini jenis sapi bakalan untuk sapi potong.

Sapi ongole

Sapi ongole berasal dari daerah tropis sehingga bakalan sapi ini relatif tahan terhadap cuaca panas. Sapi ongole juga tergolong tahan terhadap kerumunan serangga. Ongole juga memiliki daya hidup yang baik sewaktu masih pedet.

Bakalan ongole terkenal tahan terhadap beberapa serangan penyakit. Jenis bakalan ini mampu hidup dan tumbuh di dalam kondisi lingkungan yang kurang baik. Kualitas karkas bakalan ongole dapat mencapai 45–58 persen.

Peranakan ongole

Sapi peranakan ongole merupakan hasil persilangan antara sapi ongole yang tahan terhadap cuaca panas dan sapi dari luar yang berasal dari daerah dingin. Hasil persilangan ini dapat dibesarkan di daerah tropis karena mempunyai kemampuan adaptasi terhadap cuaca panas yang cukup baik.

Peranakan ongole juga tidak rentan terhadap serangan serangga dan memiliki kemampuan hidup yang baik pada tingkat pedet. Selain itu, peranakan ongole juga tahan terhadap serangan penyakit.

Bakalan peranakan ongole tergolong jinak dan mampu bertahan dalam lingkungan yang jelek. Peranakan ongole dapat menjadi sapi pedaging dan sapi pekerja serta cepat berproduksi.

Sapi bali

Sapi bali cocok untuk daerah tropis dan mampu bertahan hidup dengan baik pada ketinggian di bawah 100 m dpl. Populasi sapi bali di Indonesia cukup tinggi sehingga bakalannya mudah didapatkan. Tabiat sapi bali tergolong jinak dan mampu hidup dalam kondisi kurang baik.

Sapi bali tergolong sapi lokal yang cukup bagus digemukkan. Selain itu, sapi bali terkenal efisien dalam memanfaatkan sumber pakan, persentase karkas tinggi, dan dagingnya rendah lemak.

Brahman

Sapi brahman merupakan hasil persilangan yang tahan terhadap cuaca di daerah tropis. Populasi brahman cukup tinggi sehingga bakalannya mudah didapatkan. Brahman tidak terlalu selektif terhadap pakan yang diberikan dan persentase karkas yang dihasilkan sebanyak 48,6–54,2 persen.

Limousin

Limousin cocok diternakkan di daerah yang sejuk, tubuhnya kekar dan berotot, serta lingkar dadanya besar. Limousin termasuk tipe pedaging dan karkasnya berkualitas.

Khasiat Buah Sirsak

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 14, 2022

Sumber: Pertanianku.com

Sirsak yang memiliki rasa manis keasaman memberikan sensasi tersendiri bagi para penggemarnya. Sirsak biasa dibuat sirup, selai, dodol, dan beberapa jenis makanan lainnya. Apapun bentuk olahannya, cita rasa sirsak tetap melekat kuat pada produk sehingga sangat mudah dikenali. Tak hanya itu, bagian daun, akar, biji, bahkan batangnya juga sangat bermanfaat bagi manusia.

Di banyak negara, sirsak telah dimanfaatkan. Buah sirsak tidak hanya digunakan sebagai bahan pangan, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk obat dan pestisida alami. Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13% kebutuhan serat pangan harian. Buah sirsak kaya akan senyawa fitokimia sehingga dapat dipastikan sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan. 

Sari buah (jus) sirsak dapat meningkatkan selera makan. Kegunaan lain dari buah ini adalah untuk pengobatan pinggang pegal dan nyeri, penyakit wasir (ambeien), batu empedu, dan lain-lain

Cara Mengatur Pola Produksi Ayam Petelur agar Berkelanjutan

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 13, 2022

Sumber : pertanianku.com

Tugas peternak bukan hanya meningkatkan produksi telur, melainkan juga menjaga produksi agar terus berkelanjutan sehingga keuntungan yang diperoleh maksimal. Produksi yang berkelanjutan bisa dijaga dengan mengatur pola produksi yang tepat. Berikut ini cara mengatur pola produksi ayam petelur yang dapat Anda ikuti.

Mengganti ayam apkir

Pada saat-saat tertentu peternak harus melakukan pengapkiran ayam. Biasanya, terjadi ketika ayam sudah memasuki masa kurang produktif atau mengalami penurunan produksi. Apabila ayam-ayam yang masuk ke dua kategori tersebut tetap dipelihara, malah akan menyebabkan penurunan pendapatan karena tidak bisa berproduksi secara optimal. Pasalnya, biaya produksi tetap tapi hasil produksinya menurun.

Ayam yang sudah harus diapkir ciri-cirinya adalah lemas, nafsu makan menurun, badan mulai mengecil, pertumbuhan bulu terganggu, serta jengger pucat atau timbul bintik-bintik. Setelah pengapkiran, Anda harus menyiapkan bibit baru untuk menggantikan ayam yang diapkir. Pengapkiran sebaiknya dilakukan secara serentak. Penggantian ayam apkir dilakukan satu atau dua minggu setelah kandang dikosongkan. Selama dikosongkan, kandang perlu dibersihkan.

Jaga kondisi bulu ayam

Secara alami ayam petelur memiliki sifat moulting, yakni rontok bulu yang merupakan pertanda berakhirnya produksi telur secara sementara. Tanda ini bisa menjadi bahan untuk mengambil keputusan untuk pengapkiran atau istirahat produksi sementara. Ketika moulting terjadi di akhir masa produksi, sebaiknya ayam diapkir dan dijual sebagai ayam apkir. Namun, bila moulting terjadi di tengah masa produksi, itu pertanda ayam petelur hanya butuh istirahat.

Biasanya, moulting terjadi hanya satu atau dua kali dalam setahun. Setelah moulting, ayam akan kembali berproduksi lagi ketika bulu-bulu mulai tumbuh kembali.

Minimalisir tingkat kematian

Kematian pada ayam petelur bisa disebabkan oleh beberapa faktor, mulai dari penyakit, pemberian pakan yang tidak tepat, keracunan, lingkungan yang tidak sesuai, perlakuan kasar dari tenaga kandang, dan stres. Agar tingkat kematian tidak besar, Anda perlu menjaga kebersihan dan kenyamanan kandang, memperlakukan ayam dengan baik, serta menyediakan pakan dan minum berkualitas.

Selain itu, peternak juga perlu melakukan sistem biosekuriti yang benar dengan memisahkan ayam yang sakit, menjaga kebersihan kandang dengan penyemprotan disinfektan, mengosongkan kandang sebelum pengisian, dan memonitor lalu lintas orang ataupun kendaraan.

Sirsak Sebagai Pestisida Alami

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 12, 2022

Sumber: Pertanianku.com

Selain untuk manusia, ternyata tanaman sirsak dapat digunakan sebagai pestisida nabati. Bagian dari tanaman sirsak yang digunakan adalah daun, akar, batang, dan biji. Daun sirsak mengandung senyawa acetogenin antara lain asimisin, bulatacin dan squamosin. Pada konsentrasi tinggi, senyawa acetogenin memiliki keistimewaan sebagai antifeedent. Kandungan bahan aktif tersebut membuat hama serangga tidak lagi bergairah untuk melahap bagian tanaman yang disukainya.

Sedangkan pada konsentrasi rendah, bersifat racun perut yang bisa mengakibatkan hama serangga menemui ajalnya. Ekstrak daun sirsak dapat dimanfaatkan untuk menanggulangi hama belalang dan hama-hama lainnya. Bahkan, daun sirsak dapat digunakan untuk mengusir tikus.

Membuat ekstrak pestisida tidaklah terlalu sulit, pestisida alami dapat disiapkan dengan alat-alat yang sederhana. Cara penyiapan yang paling sederhana adalah dengan membuat cairan perasan (jus) dari bagian tanaman yang bersifat insektisida. Bahan yang dipilih untuk teknik ini biasanya daun, batang, dan akar. Siapkan bahan tanaman, lalu haluskan dengan menggunakan alat penumbuk atau dengan blender. Setelah disaring, cairan perasan diencerkan dengan air. Saat digunakan pada tanaman sebaiknya konsentrasi larutan tidak lebih dari 50 g bahan per liter air. 

Cara sederhana lainnya adalah dengan membuat tepung dari biji sirsak. Biji sirsak kering dihaluskan sampai berbentuk tepung. Ketika akan digunakan, tepung biji sirsak dilarutkan dalam air dengan konsentrasi tidak lebih dari 50 g bahan per liter air.


Jenis-Jenis Domba Ternak

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 11, 2022

Sumber : pertanianku.com

Ternak domba merupakan salah satu usaha yang bisa diandalkan sebagai sumber pendapatan. Sebenarnya, jumlah dan jenis domba yang diternakkan sangat banyak. Akan tetapi, para ahli menduga, semua domba yang ada sekarang berasal dari domba primitif yang masih liar yang dibedakan menjadi tiga kelompok, yakni Ovis musimonOvis ammon, dan Ovis vignei.

Langkah pertama yang sangat penting dilakukan ketika memulai usaha peternakan adalah memilih jenis domba yang tepat. Umumnya, domba dikelompokkan menjadi tiga, yakni domba potong, wol, dan dwiguna (sebagai penghasil daging sekaligus wol).

Domba tipe pedaging

Domba tipe pedaging atau potong biasanya memiliki bentuk badan padat, dada lebar dan dalam, leher pendek, serta garis punggung dan pinggang lurus. Bagian kaki cenderung pendek dan seluruh tubuh berurat daging yang padat. Beberapa domba yang termasuk tipe pedaging antara lain southdown, hampshire, dan oxford.

Domba tipe wol

Domba tipe wol memiliki ciri-ciri berupa tubuh yang ringan, kaki halus, berdaging tipis, serta berperilaku lincah dan aktif. Ciri khas domba tipe wol bisa dilihat dari permukaan daging dan kulit yang agak longgar serta berlipat-lipat. Beberapa domba yang termasuk tipe wol antara lain merino, rambouillet, dorset, dan suffolk.

Domba asli Indonesia belum dapat dikelompokkan ke salah satu tipe yang ideal dari kedua tipe tersebut. Walaupun demikian, domba-domba di Indonesia umumnya mengarah kepada tipe potong atau pedaging. Hal itu karena domba tipe wol sampai saat ini belum diminati oleh peternak di Indonesia.

Permintaan wol di Indonesia yang rendah disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya  karena pemasaran wol di Indonesia belum ramai karena iklim Indonesia kurang sesuai untuk pemakaian wol, serta teknologi pengadaan wol yang belum mendapat prioritas dari para pengusaha.

Permintaan wol di Indonesia sendiri terbilang belum sebagus permintaan daging domba. Daging domba biasanya diolah menjadi sate atau gulai yang banyak dijual di warung-warung dan rumah makan. Permintaan daging domba semakin meningkat saat menjelang hari raya kurban (Iduladha) bagi umat Islam. Permintaannya bisa melonjak hingga dua kali lipat.

Dua Cara Mengawinkan Domba

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 10, 2022

Sumber: Pertanianku.com

Ada dua cara mengawinkan domba, yaitu secara individu dan kelompok. Kedua cara tersebut bisa dipilih berdasarkan sesuai dengan kondisi. Berikut ini ulasan lebih lanjut mengenai cara mengawinkan domba.

Perkawinan individu

Perkawinan secara individual dilaksanakan sebagai berikut.

  • Tempatkan domba betina ke dalam kandang pejantan.
  • Upayakan agar betina dapat dikawini dua kali dengan tujuan agar jumlah sel sperma yang masuk ke vagina lebih banyak.
  • Lakukan penempatan domba betina ke dalam kandang pejantan pada hari kedua saat betina sedang berahi.
  • Biarkan betina dan pejantan berkumpul selama tiga siklus berahi untuk meyakinkan hasil perkawinan.

Perkawinan secara kelompok

Semua betina yang dikawinkan dimasukkan dalam satu kandang yang cukup luas, dengan kapasitas 1–1,5 m2 per ekor. Dalam kapasitas ini, setiap kandang bisa diisi 10 ekor betina dan seekor pejantan selama dua bulan dengan harapan semua betina dapat dikawini. Untuk domba yang digembalakan, setiap 20 ekor betina diberi seekor pejantan.

Untuk mengetahui domba-domba betina dalam kelompok tersebut telah dikawini oleh pejantan atau belum, perlu ada petunjuk dengan suatu pengamatan. Caranya sebagai berikut.

  • Pejantan diberi pewarna menggunakan cat atau bahan lain yang terdiri atas campuran oker dan oli yang dioleskan di dadanya.
  • Pewarna yang digunakan dimulai dari warna yang terang, agak gelap, dan gelap. Tahapan warna terang hingga warna gelap yang biasa digunakan ialah kuning–merah–biru atau hitam.
  • Pewarna harus selalu diganti setiap 16 hari sekali dengan warna yang berbeda. Pewarnaan dada pejantan diawali dengan cat kuning untuk 16 hari pertama, 16 hari berikutnya cat merah, dan 16 hari terakhir cat biru. Tahapan warna cat yang berlangsung 16 hari itu harus selalu diperbaharui dua hari sekali. Jika tidak, cat tersebut akan habis menempel pada pantat betina, saat pejantan mengawini betina.
  • Dengan cara ini, betina-betina yang telah dikawini akan terkena cat pada bulu bagian pantatnya.
  • Bila betina terkena warna kuning, berarti betina tersebut dikawini pejantan paling awal sehingga akan bunting paling awal pula.
  • Jika ada betina yang terkena dua macam cat, yaitu kuning dan merah, berarti betina tersebut sudah dikawini dua kali.
  • Untuk betina yang terkena tiga macam cat, yakni kuning, merah, dan yang terakhir biru, berarti betina telah dikawini tiga kali sehingga betina itu akan bunting paling akhir dari kelompoknya

Khasiat Kulit Buah Naga untuk Burung Puyuh

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Aug 09, 2022

Sumber : pertanianku.com

Peternak burung puyuh dapat memanfaatkan kulit buah naga untuk mengobati burung puyuh dari serangan bakteri dan meningkatkan bobot badan. Buah naga merupakan buah yang cukup mudah didapat dengan harga terjangkau. Oleh karena itu, tak sulit untuk mendapatkan kulit buah naga bila ingin digunakan oleh peternak, apalagi masih sedikit orang yang memanfaatkan bagian buah ini.

Hasil pengujian menunjukkan semakin tinggi ekstrak kulit buah naga, akan semakin tinggi pula daya hambatnya terhadap pertumbuhan Salmonella. Ekstrak kulit buah naga dengan kadar 5 persen sudah mampu menghambat 6 mm pertumbuhan bakteri Salmonella penyebab diare yang sangat berbahaya untuk ternak unggas.

Bakteri Salmonella menyerang unggas melalui pakan atau minuman yang telah terkontaminasi. Diare dapat menyebabkan kematian hingga 80 persen. Selain itu, diare juga dapat menurunkan produktivitas unggas secara drastis, terutama untuk puyuh yang masih berada pada fase starter (2–3 bulan). Oleh karena itu, penyakit ini dapat merugikan peternak bila tidak ditangani dengan cepat.

Gejala serangan diare bisa terlihat dari burung puyuh kedinginan serta terkulai lemah. Burung akan cenderung mendekat ke sumber pemanas. Puyuh yang sedang sakit juga mengalami dehidrasi berkepanjangan.

Selama ini peternak menggunakan antibiotik yang diberikan melalui air minum. Namun, penggunaan antibiotik telah dilarang sejak 2009 dan berlaku pada awal 2018. Dengan begitu, kulit buah naga bisa menjadi solusi bagi peternak untuk mengatasi penyakit yang dapat menyebabkan kerugian.

Penambahan ekstrak buah naga ke air minum dapat membuat warna air berubah, tetapi perubahan tersebut tidak memengaruhi selera burung puyuh. Aplikasi ekstrak kulit buah naga menunjukkan hasil yang positif. Angka kematian burung puyuh menurun jadi 1,6 persen.

Ekstrak kulit buah berwarna merah ini tak hanya mampu melindungi burung dari diare, tapi juga mampu menambah bobot burung sebesar 2,83 gram per ekor per hari.

Khasiat ekstrak tersebut disebabkan oleh kulit buah naga mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, steroid, triptrenoid, dan saponin. Senyawa-senyawa tadi berfungsi sebagai antibakteri dan antioksidan.