Atasi Diabetes Melitus dengan Pahitnya Pare

Sumber: Pertanianku.com


Di balik rasanya yang pahit, pare menyimpan banyak khasiat untuk kesehatan. Salah satu khasiat pare adalah menyembuhkan diabetes melitus (DM). Bagian yang dapat menjadi obat untuk diabetes melitus adalah buah yang belum masak dan masih dalam keadaan segar.

Cara mengolahnya menjadi obat DM cukup mudah, buah pare dicuci terlebih dahulu hingga bersih, kemudian potong-potong seperlunya. Setelah itu, masukkan ke air mendidih selama 2–3 menit. Selanjutnya, blender dengan 1 cangkir air rebusan tadi hingga halus. Setelah ramuan dingin, ramuan dapat diminum setengah jam sebelum makan. Lakukan pengobatan rutin setiap hari.

Ramuan buah pare dapat dikonsumsi selama 4 minggu, kemudian didukung dengan istirahat selama satu minggu. Pare mengandung fixied oil, glycoside (momordin dan charantin), alkaloid, elasterol, hydroxy tryptamine, asam folat, vitamin (C, A, B1, B12, dan E), mineral (zinc, kalium, kalsium, magnesium, zat besi, fosfor, mangan, dan tembaga), pantothenic acid, lutein, lycopene, serta serat.

Peptide yang menyerupai insulin dapat menurunkan menurunkan kadar glukosa di darah dan urine. Protein ini dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga ketersediaan glukosa di dalam darah meningkat. Kandungan charantin dapat menurunkan kadar glukosa darah.

Meski terasa pahit, buah pare bersifat dingin dan dapat masuk ke meridian jantung, hati, serta paru. Buah pare juga berkhasiat sebagai antiradang dan antikanker. Dengan demikian, mengonsumsi pare tak hanya mampu mengatasi diabetes melitus, tetapi dapat menjaga kesehatan tubuh.

Khasiat lain buah pare muda yang tidak kalah penting adalah meluruhkan dahak dan haid, membersihkan darah dari racun, meningkatkan nafsu makan, pereda demam, penyegar badan, serta berkhasiat tonik pada lambung.

Namun, ramuan herbal yang terbuat dari rebusan buah ataupun daun pare tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil. Pasalnya, ramuan tersebut mengandung zat aktif berupa alpha-beta monorcharins yang dapat menstimulasi rahim dan menyebabkan keguguran.

Views: 21

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Jul 28, 2022