BBPP KUPANG SELENGGARAKAN PELATIHAN OPERTAR ALSINTAN BAGI NON APARATUR

By: Drh Helda Gadja

(28/01/2021) Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang sebagai unit pelaksana teknis bidang pelatihan peternakan yang bertanggungjawab pada Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menggelar Pelatihan Operator Alsintan bagi Non Aparatur Angkatan I.

Kegiatan ini merupakan realisasi dari program kerja Kementerian Pertanian  untuk meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian. Kegiatan pelatihan ini awali dengan laporan Ketua Panitia Penyelenggara Pelatihan Rais S. Fitriyadi yang juga merupakan subkoordinator pelatihan non aparatur. Dalam laporannya dipaparkan bahwa kegiatan Pelatihan Operator Alsintan ini diikuti oleh 30 orang peserta yang berasal dari daratan timor dan akan berlangsung selama 3 hari.

Pada kesempatan tersebut Rais memberi apresiasi kepada peserta pelatihan karena tetap bersemangat mengikuti pelatihan kendati berada di situasi wabah corona saat ini. “Kami sebagai penyelenggara pelatihan sangat mengapresiasi semangat dari peserta untuk mengikuti pelatihan ini. Para peserta nantinya akan dibekali dengan sejumlah materi, diskusi dan juga pratek yang akan dibimbing oleh fasilitator yang berkompeten dibidangnya. Harapannya pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan pertanian dan juga sikap kewirausahaan sehingga dapat diterapkan di tempatnya masing-masing“” Ujarnya.

Ditambahkannya, peserta harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku agar kegiatan pelatihan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BBPP Kupang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Bagian Umum H. Muhammad Ukkas membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Operator Alsintan.

Pada sambutannya, M. Ukkas menjelaskan bahwa ditengah kondisi wabah covid 19 yang melanda Indonesia bahkan seluruh dunia, sektor pertanian tidak boleh berhenti sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Hal ini dikarenakan sektor pertanian memiliki peranan yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi 267 juta jiwa. Oleh karena itu BBPP Kupang tetap bekerja dengan melaksanakan pelatihan dan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah.

“Ditengah pandemi Covid 19 saat ini, kinerja Kementerian Pertanian memberi kontribusi yang baik dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh karena itu, Menteri Pertanian SYL memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Petani, Penyuluh dan semua elemen terkait karena tetap bekerja luar biasa ditengah situasi yang cukup sulit seperti sekarang ini” Ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa salah satu program Kementerian Pertanian adalah untuk meningkatkan kompetensi SDM Pertanian. Terkait dengan hal tersebut Kementan memiliki program magang 1000 orang petani milenial yang rencananya akan diberangkatkan ke luar negeri (Jepang dan Taiwan).

“Oleh karena itu, peserta Pelatihan Operator Alsintan diharapkan agar dapat memanfaatkan waktu pelatihan sebaik mungkin. Jangan sungkan untuk bertanya atau melakukan diskusi dengan fasilitator, sehingga apa yang didapat selama pelatihan dapat diterapkan di tempat masing-masing” pungkasnya.

Views: 82

Posted in berita on Jan 28, 2021