PROTOKOL KESEHATAN DI PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL PERTANIAN BBPP KUPANG

By: Drh Fitri Salih

Pelatihan pengolahan hasil pertanian yang diadakan di Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang sejak tanggal 26 sampai 28 Januari 2021 dilaksanakan dengan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan disetiap lini yang berpotensi menjadi sumber penyebaran covid-19  dilingkungan BBPP Kupang. setiap peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian angkatan I bagi non aparatur yang diadakan di BBPP Kupang diwajibkan untuk mengikuti setiap protokol kesehatan yang telah diaplikasikan di lingkungan kantor BBPP Kupang serta wajib melakukan uji rapid antigen covid-19 sebelum diperbolehkan masuk ke asrama.

Dalam laporan kegiatan yang disampaikan oleh Subkoordinator pelatihan aparatur Muhammad Awaluddin, S.Pi, M.Si menyampaikan bahwa semua peserta pelatihan wajib melakukan test rapid antigen covid-19 dengan biaya ditanggung oleh BBPP Kupang.

‘Semua peserta yang mengikuti pembukaan hari ini telah kami damping secara langsung melakukan test rapid antigen dan semua peserta menunjukkan hasil yang negatif sehingga semuanya diijinkan mengikuti pelatihan selama 3 hari kedepan’ Ujar Awaluddin.

Selain wajib melakukan uji rapid antigen, setiap peserta juga diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan yang lain seperti wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan menggunakan sabun yang telah disediakan oleh panitia pelatihan baik di pintu masuk lingkungan kantor BBPP Kupang, asrama, ruang kelas, ruang makan, aula serta laboratorium. Selain itu setiap peserta juga dibekali dengan hand sanitizer bagi setiap orang sehingga diharapkan setiap orang dapat selalu disiplin menjaga kebersihan.

Kepala BBPP Kupang drh Bambang Haryanto MM yang berkesempatan hadir dalam acara pembukaan Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian di Aula Utama BBPP Kupang mengingatkan kepada setiap peserta, panitia dan fasilitator yang terlibat secara langsung dalam kegiatan pelatihan ini untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan mengingat pelatihan ini merupakan pelatihan pertama di tahun 2021 serta dilaksanakan ditengah kondisi pandemi sehingga setiap orang diharapkan berperan dalam meminimalisir resiko terjadinya penularan covid-19 selama pelatihan berlangsung.

“Meskipun pelatihan ini dilaksanakan ditengah konidis pandemi covid-19 namun saya berharap setiap orang tetap dapat menggali ilmu sebanyak-banyaknya dari widyaiswara yang berkompeten di BBPP Kupang dan setelah pelatihan ini selesai mari jadikan ilmu yang telah diperoleh sebagai bekal dalam perjuangan menjadi pahwlawan pangan baik untuk diri sendiri maupun untuk masyarakt sekitar. ” Ujar Bambang menutup sambutannya.

Views: 36

Posted in berita on Jan 27, 2021