Cara Memberikan Vaksin untuk Ayam Kampung

Sumber: Pertanianku.com

Pada peternakan ayam kampung, vaksin diberikan untuk mencegah penyakit, khususnya penyakit yang disebabkan oleh virus. Vaksin diberikan untuk merangsang timbulnya kekebalan terhadap suatu penyakit, kemudian sistem kekebalan tubuh ayam akan menetralisir agen penyakit yang masuk ke tubuh. Ada dua jenis vaksin yang dapat diberikan, yaitu vaksin aktif dan vaksin inaktif. Sementara itu, cara memberikan vaksin terbagi menjadi tiga kelompok, yakni tetes melalui mata, hidung, atau mulut.

Vaksin aktif berisi mikroba agen penyakit dalam keadaan hidup tapi sudah dilemahkan. Vaksin aktif biasanya diberikan dengan cara diteteskan pada mata atau hidung dan diberikan melalui air minum.

Sementara itu, vaksin inaktif berisi mikroba agen penyakit mati yang dikemas dengan tambahan berupa oil adjuvant untuk memicu terbentuknya kekebalan tubuh ayam. Vaksin inaktif biasanya diberikan melalui penyuntikan.

Berikut ini langkah-langkah cara memberikan vaksin untuk ayam kampung melalui mata, hidung, atau mulut yang benar.

  • Buka botol vaksin, kemudian masukkan cairan pelarut ke botol vaksin hingga mencapai setengah bagian. Kocok botol secara perlahan hingga semua vaksin tercampur rata, tetapi jangan sampai menimbulkan buih.
  • Vaksin dan cairan pelarut yang sudah tercampur di dalam botol vaksin dimasukkan kembali ke botol pelarut. Kocok kembali secara perlahan hingga tercampur merata.
  • Buat sekatan untuk memisahkan ayam yang sudah divaksin dengan ayam yang belum divaksin. Giring ayam ke dalam sekatan, kemudian berikan vaksin melalui penetesan pada mata,hidung, atau mulut sebanyak satu tetes. Lakukan secara perlahan dan pastikan vaksin benar-benar masuk.
  • Jangan lakukan kegiatan pemberian vaksin di daerah yang panas dan terkena sinar matahari secara langsung. Pemberian vaksin sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.

Sementara itu, langkah pemberian vaksin melalui air minum dapat dilakukan sebagai berikut.

  • Sediakan air minum yang dapat habis dalam kurun waktu 2 jam.
  • Puasakan ayam selama 2 jam sebelum diberi vaksin.
  • Siapkan air yang sudah dicampur susu skim.
  • Buka penutup botol vaksin, lalu masukkan air ke botol vaksin sebanyak ½ bagian kemudian kocok hingga rata.
  • Masukkan vaksin ke campuran air dan susu skim. Aduk hingga larutan tercampur, kemudian masukkan ke galon-galon air minum, masing-masing ¼ volume.

Langkah-langkah vaksinasi melalui suntikan sebagai berikut.

  • Sterilkan alat suntik dengan cara direbus selama 30 menit, kemudian dinginkan.
  • Kocok botol vaksin hingga homogen, lalu tusukkan jarum pada penutup botol vaksin.
  • Tusukkan ujung selang ke tutup botol, lalu atur dosis yang dianjurkan.
  • Buat sekatan untuk memisahkan ayam yang sudah disuntik.
  • Penyuntikan dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu subkutan dan intramuskuler.

Posted in artikel peternakan dan pertanian on Nov 17, 2022