PELATIHAN KELILING SEBAGAI SOLUSI MENGATASI KESENJANGAN KOMPETENSI PENYULUH DAN PETANI BINAAN BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN KUPANG

By : Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si

Salah satu upaya mengatasi ketiadaan program atau anggaran pelatihan dalam suatu Institusi pelatihan BBPP Kupang dapat disiasati dengan mengadakan pelatihan keliling sehingga tetap dapat menjawab kebutuhan kompetensi yang diharapkan oleh pengguna dalam hal ini Penyuluh Pertanian Lapangan dan Petani serta peternak .

Pelatihan Keliling atau disebut juga Mobile Training Unit (MTU) adalah program pelatihan ketrampilan yang dilakukan dengan mendatangi lokasi peserta untuk menjangkau peserta pelatihan yang karena kondisi yang tidak memungkinkan tidak dapat mengikuti pelatihan di pusat pelatihan akibat ketiadaan program pelatihan atau anggaran

Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang yang disingkat BBPP-Kupang, berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 14 Tahun 2023  tentang Organisasi dan Tata Kelola Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Lingkup BPPSDMP kementerian Pertanian. disebutkan bahwa BBPP Kupang adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bidang pelatihan. berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) - Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Sedangkan pembinaan teknis dilakukan oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian - BPPSDMP - Kementerian Pertanian RI. 

Balai Besar Pelatihan Peternakan Kupang mempunyai tugas melaksanakan pelatihan fungsional bagi aparatur. pelatihan teknis dan profesi. mengembangkan model dan teknik pelatihan fungsional dan teknis di bidang peternakan bagi aparatur dan non aparatur pertanian.

Fungsi BBPP Kupang adalah  balai pelatihan yang melatih pada keahlian Fungsi BBPP Kupang adalah  balai pelatihan yang melatih pada keahlian teknis. fungsional. dan profesi di bidang peternakan bagi aparatur dan non aparatur pertanian.

Jasa Layanan BBPP Kupang:

  1. Penyelenggaraan Pelatihan Bidang Peternakan/Pertanian;
  2. Kerjasama Pelatihan dan Ketenagaan
  3. Sertifikasi Profesi Bidang Pertanian/Peternakan
  4. Layanan Pendukung di Bidang Peternakan (Pemanfaatan Teknologi Informasi, Pemanfaatan sarpras/ Penyewaan Asrama dan Aula, Magang/PKL, Informasi Publik, Studi Banding, dan Eduwisata.

Moto pelayanan BBPP Kupang adalah “PRISMA” yaiyu Profesional, Ramah, Inovatif, Santun, Mutu dan Akuntable. Sejak 5 tahun terakhir ini, tepatnya sejak adanya pandemik Covid 19 bulan maret tahun 2020 berdampak pada minimnya program pelatihan di BBPP Kupang. Minimnya program pelatihan di BBPP Kupang yang juga melanda seluruh UPT Pelatihan dibawah payung Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP). Penyebabnya adalah selain adanya Codid-19, juga adanya masalah anggaran, dimana keterbatasan dana yang mengakibatkan pemotongan kualitas atau kuantitas program. Penyebab lainnya bisa juga disebabkan kurikulum yang tidak Relevan dimana materi tidak sesuai dengan kebutuhan akibat tidak ada identifikasi kebutuhan atau penetapan tujuan pembelajaran yang jelas.

Dampak negativ dari minimnya pelatihan pada institusi yang tupoksinya menyelenggarakan pelatihan  sangat banyak, antara lain : sasaran didik dalam hal ini aparatur PPL/Petugas dan non aparatur yaitu : petani/peternak/siswa/mahasiswa/masyarakat umum) binaan BBPP Kupang tidak mampu menguasai keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan nya yang disebut kekurangan kompetensi kerja. Selain itu Kualitas kerja rendah karena kompetensi yang dimiliki tidak sesuai kebutuhan pasar kerja yang cepat berubah.

Dampak lainnya dari ketiadaan pelatihan mengakibatkan adanya kekosongan  juga bagi para widyaiswara di Balai dalam memenuhi standart tatap muka dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai fungsional widyiaswara sehingga  hal ini menjadi sesuatu masalah juga yang harus menjadi perhatian utama dari BBPP Kupang khususnya dalam penyusunan program pelatihan. Kesenjangan kompetensi yang dialami oleh baik widyaiswara maupun para user balai yang dalam hal ini penyuluh, petani, peternak dan non aparatur lainnya menjadikan BBPP Kupang mau tidak mau harus memikirkan program pelatihan yang dapat menjawab kebutuhan user nya guna menutupi kesenjangan kompetensinya.

Kompetensi yang dibutuhakan bermacam-macam mulai dari budidaya berbagai jenis ternak, kesehatan hewan dan unggas, sampai pada pengolahan nya. Pengolahan hasil yang menjadi sorotan dalam tulisan ini karena kebutuhan akan pelatihan pengolahan cukup tinggi oleh user baik aparatur maupun non aparatur.

Pelatihan pengolahan hasil pertanian sejak tahun  2015 sudah sangat sedikit dibandingkan dengan pelatihan lainnya yang ada di BBPP Kupang, sementara permintaan untuk pelatihan tersebut sangat tinggi oleh user atau pengguna balai. Pelatihan ini sudah terakreditasi sejak tahun 2018 namun sekarang sudah tidak dilakukan reakreditasi lagi oleh pihak balai.

Pelatihan ini memang sangat membutuhkan dana yang tinggi terutama untuk biaya bahan prakteknya. Memasuki masa pandemik covid, seuruh jenis pelatihan mengalami penurunan yang signifikan karena keterbatasan kondisi covid-19 sehingga dana pelatihanpun sangat minim dan terbatas. Hal ini mengakibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan petani ternak binaan BBPP Kupang mengalami kekurangan kompetensi dalam berbagai bidang termasuk bidang pengolahan hasil pertanian dan peternakan.

Kesenjangan ini mengakibatkan banyak sekali bahan pertanian yang ada di kebun tidak dapat diolah untuK menghasilkan nilai tambah, begitupun hasil ternak dimana nilai gtambah untuk produk olahan hasil ternak sangat tinggi.

Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian adalah program untuk meningkatkan keterampilan petani/masyarakat mengolah hasil tani menjadi produk bernilai tambah lebih tinggi, memperpanjang masa simpan, dan membuka peluang ekonomi baru melalui beragam teknik pengolahan. Pelatihan pengolahan hasil memiliki kelebihan yaitu  Pelatihan pengolahan hasil langsung mengasah skill atau keterampilan dan dari sisi waktu, dampak pelatihan pengolahan hasil dapat langsung dirasakan oleh penyuluh atau petani atau non aparatur lain nya tanpa menunggu range waktu panen dan lain-lain karena hasil olahan nya dapat langsung dijual dan keuntungan dapat langsung diperoleh.

Selain itu dari sisi keuntungan, akan memberikan keuntungan yang besar dan langsung dapat di hitung nilai keuntungan nya. Beberapa keuntungan tersebut di atas yang membuat para PPL dan petani ternak sangat bersemangat untuk berlatih pada pelatihan pengolahan hasil dan mereka sangat membutuhan kompetensi tersebut. 

Pelatihan keliling untuk pengolahan hasil merupakan opsi kebijakan bagi BBPP kupangkarena adanya keterbatasan program pelatihan. Pelatihan keliling pengolahan hasil sangat dibutuhkan oleh pengguna balai, dalam hal ini mereka diuntungkan dengan selain mendapatkan kompetensi baru dan dapat meningjatkan nilai tambah. Beberapa kompetensi dapat disampaikan sebagai solusi kebijakan untuk pengadaan pelatihan keliling khusus pengolahan hasil dengan kompetensi yang ditawarkan karena dapat  mem berdayakan hasil pekarangan atau kebun yang sekaligus dapat meningkatkan nilai tambah sebagai berikut :

Pelatihan keliling untuk pengolahan hasil merupakan opsi kebijakan bagi BBPP kupangkarena adanya keterbatasan program pelatihan. Pelatihan keliling pengolahan hasil sangat dibutuhkan oleh pengguna balai, dalam hal ini mereka diuntungkan dengan selain mendapatkan kompetensi baru dan dapat meningjatkan nilai tambah. Beberapa kompetensi dapat disampaikan sebagai solusi kebijakan untuk pengadaan pelatihan keliling khusus pengolahan hasil dengan kompetensi yang ditawarkan karena dapat  mem berdayakan hasil pekarangan atau kebun yang sekaligus dapat meningkatkan nilai tambah sebagai berikut :

  1. Untuk pengolahan hasil Pertanian :
  • Pembuatan Saus Tomat
  • Pembuatan Kurma Tomat
  • Pembuatan Selai Tomat
  • Pembuatan Pasta Tomat
  • Pembuatan Dodol pisang
  • Pembuatan Saus pisang
  • Pembuatan Sale pisang
  • Pembuatan Sirup pisang
  • Pembuatan Sari buah pisang
  • Pembuatan Anggur pisang
  • Pembuatan Selai pisang
  • Pembuatan saus cabai
  • Pembuatan Sambal botol
  • Pembuatan Pasta cabe
  • Pembuatan Manisan cabai
  • Pembuatan Acar cabai
  • Pembuatan Sirup jambu biji
  • Pembuatan Selai jambu biji
  • Pembuatan Sari buah Jambu Biji
  • Pembuatan Anggur Jambu Biji
  • Pembuatan Manisan Jambu Biji
  • Pembuatan Anggur Nenas
  • Pembuatan Manisan Nenas
  • Pembuatan Sari Nenas
  • Pembuatan Setup Nenas
  • Pembuatan Asinan Nenas
  • Pembuata Dodol Nenas
  • Pembuatan sirup mangga
  • Pembuata Asinan Mangga
  • Pembuatan Dodol Mangga
  • Pembuatan Sari buah Mangga
  • Pembuatan Anggur Mangga
  • Pembuatan Setup Mangga
  • Pembuatan sirup Sirsak
  • Pembuata Asinan Sirsak
  • Pembuatan Dodol Sirsak
  • Pembuatan Sari buah Sirsak
  • Pembuatan Anggur Sirsak
  • Pembuatan Setup Sirsak
  • Pembuatan sirup Melon
  • Pembuata Asinan Melon
  • Pembuatan Dodol Melon
  • Pembuatan Sari buah Melon
  • Pembuatan Anggur Melon
  • Pembuatan Setup Melon
  • Pembuatan Cake Ubi Jalar
  • Pembuatan Puding Ubi Jalar
  • Pembuatan Nasi Ubi
  • Pembuatan Lempar Ubi
  • Pembuatan An eka kuje Ubi Jalar
  • Pembuatan Aneka Kue Ubi Kayu
  • Pembuatan Tape Sngkong
  • Pembuatan Beras Sngkong
  • Pembuatan Tepung Tapioka
  • Pembuatan Aneka Puding Sngkong
  • Pembuatan Semur Mendem
  • Pembuatan Tape Sngkong
  • Pembuatan Brem Sngkong
  • Pembuatan Bika Singkong

 

  1. Untuk pengolahan hasil peternakan:
  • Pembuatan Daging Asap Se’I Sapi
  • Pembuatan Daging Asap Se’I Ayam
  • Pembuatan Daging Asap Se’I Kambing
  • Pembuatan Daging Asap Se’I Rusa
  • Pembuatan Abon Babi
  • Pembuatan Abon Sapi
  • Pembuatan Abon Ayam
  • Pembuatan Abon Kambing
  • Pembuatan Abon Rusa
  • Pembuatan Nugget Babi
  • Pembuatan Nugget Sapi
  • Pembuatan Nugget Ayam
  • Pembuatan Nugget Kambing
  • Pembuatan Nugget Rusa
  • Pembuatan Nugget Babi
  • Pembuatan Bakso Sapi
  • Pembuatan Bakso Ayam
  • Pembuatan Bakso Kambing
  • Pembuatan Bakso Babi
  • Pembuatan Bakso Rusa
  • Pembuatan Bakso Sapi
  • Pembuatan Bakso Ayam
  • Pembuatan Bakso Kambing
  • Pembuatan Bakso Babi
  • Pembuatan Bakso Rusa
  • Pembuatan Dendeng Sapi
  • Pembuatan Dendeng Ayam
  • Pembuatan Dendeng Kambing
  • Pembuatan Dendeng Babi
  • Pembuatan Dendeng Rusa

 

  1. Kompetensi Yang Merupakan Inovasi :
  • Pembuatan Abon Telur Manis & Gurih
  • Pembuatan Bakso Kelor
  • Pembuatan Bakso Sawi
  • Pembuatan Bakso Bayam
  • Pembuatan Bakso Brokoli
  • Pembuatan Mie Kelor
  • Pembuatan Mie Sawi
  • Pembuatan Mie Bayam
  • Pembuatan Mie Naga
  • Pembuatan Mie Brokoli
  • Pembuatan Nugget Kelor
  • Pembuatan Nugget Tempe
  • Prmbuatan Nugget Sawi
  • Pembuatan Nugget Bayam
  • Pembuatan Nugget Wortel
  • Pembuatan Susu Goreng Cryspi
  • Pembuatan Sarang Telur Ayam
  • Pembuatan Dimsum Ayam
  • Pembuatan SapiSolas
  • Pembuatan Keripik Usus Ayam
  • Pembuatan Perkedel Telur Tahu

 

Dipublikasi Pada : 08-01-2026