BBPP Kementan Sinergi Gerakan Tanam Serentak di Lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Manusak

By: Rudiansyah, S.Kom

Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang terus memperkuat langkah nyata dalam menjaga kedaulatan pangan nasional. Pada Kamis, 26 Februari 2026, sinergi strategis diwujudkan melalui Gerakan Tanam Serentak yang dipusatkan di lokasi Cetak Sawah Rakyat (CSR) Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah mempercepat swasembada pangan melalui perluasan areal tanam baru dan optimalisasi sumber daya manusia.


Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberlanjutan swasembada pangan tidak hanya bergantung pada produksi jangka pendek, tetapi pada penguatan fondasi struktural. Kuncinya ada pada program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dan Optimalisasi Lahan (Oplah).

Mentan memaparkan bahwa tahun lalu realisasi cetak sawah telah mencapai sekitar 200 ribu hektare, dan tahun ini target ditingkatkan menjadi 250 ribu hektare. Program oplah juga telah berjalan ratusan ribu hektare dalam beberapa tahun terakhir sebagai penguat kapasitas produksi nasional.

“Ini yang membuat swasembada kita sustain. Minimal bertahan 5 sampai 7 tahun, bahkan bisa 10 tahun kalau berlanjut,” tegas Mentan Amran.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Ibu Dr. Idha Widi Arsanti, MP. Beliau menjelaskan bahwa penanaman serentak hari ini dilaksanakan di lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 300 hektare yang tersebar di lima provinsi strategis.

"Jadi total 300 Ha kita tanam serentak pada hari ini. Untuk ke depan, tentu saja kita harapkan 3 bulan ke depan dapat panen serentak dan kita akan canangkan penanaman lagi di lahan CSR seluas 1.000 Ha," ungkap Idha.
Kepala BBPP Kupang, Roby Darmawan, menyampaikan bahwa melalui kegiatan Tanam Serentak CSR ini, BBPP Kupang menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung program strategis Kementerian Pertanian, khususnya dalam mencapai swasembada pangan berkelanjutan.

Kegiatan ini juga menjadi ajang kolaborasi besar di tingkat daerah. Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala SMK-PP Negeri Kupang, Kepala BRMP NTT, Kepala Dinas Pertanian Kab. Kupang, Para Penyuluh Pertanian, Anggota Brigade Pangan danSiswa-siswi SMK-PP Negeri Kupang

Kehadiran berbagai unsur ini menunjukkan sinergi yang solid antara pemerintah, praktisi lapangan, hingga generasi muda pertanian untuk memastikan program Cetak Sawah Rakyat (CSR) ini berjalan sukses dan berkelanjutan di Nusa Tenggara Timur.

Dipublikasi Pada : 26-02-2026