PENANGANAN AYAM BROILER PRA PANEN

By: Yunindah L Lapihu

Penanganan ayam broiler pra panen merupakan tahap penting dalam budidaya ayam broiler untuk memastikan hasil panen yang optimal, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Berikut beberapa poin penting dalam penanganan ayam broiler pra panen:

1. Waktu Panen

Umur panen ayam broiler umumnya antara 35-42 hari, dengan bobot ideal 1,5-2 kg per ekor. Penentuan waktu panen yang tepat dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa indikator, seperti:

  • Bobot badan: Timbang beberapa sampel ayam untuk mengetahui rata-rata bobot badan. Pastikan bobot sudah mencapai target yang diinginkan.
  • Umur: Perhatikan umur ayam sesuai dengan pedoman budidaya.
  • Perkembangan fisik: Amati perkembangan fisik ayam, seperti bulu yang mulai rontok, kulit menguning, dan suara ayam yang lebih besar.
  • Permintaan pasar: Sesuaikan waktu panen dengan permintaan pasar agar produk ayam broiler mudah terserap.

Namun, waktu panen bisa disesuaikan dengan beberapa faktor, seperti:

  • Target pasar: Konsumen di beberapa daerah lebih menyukai ayam dengan bobot lebih kecil (kurang dari 1 kg), sedangkan di daerah lain lebih menyukai ayam dengan bobot lebih besar (2-2,5 kg).
  • Permintaan perusahaan: Jika ayam broiler dibudidayakan untuk memenuhi permintaan perusahaan, waktu panen biasanya ditentukan oleh perusahaan berdasarkan kebutuhan mereka.
  • Pertumbuhan ayam: Peternak dapat melakukan sampling penimbangan ayam pada umur 35 hari. Jika pertumbuhan ayam baik dengan bobot badan mencapai 1,5-2 kg, maka ayam sudah dapat dipanen.
  • Nilai FCR (Feed Conversion Ratio): FCR menunjukkan efisiensi konversi pakan menjadi daging. Nilai FCR mendekati standar pada umur 4-6 minggu, menandakan pertumbuhan optimal ayam broiler.
  • Waktu panen: panen ayam dapat dilakukan pada pagi, sore, atau malam hari, akan tetapi lebih disarankan untuk melakukan pemanenan pada pagi saat udara sejuk untuk meminimalisir stres pada ayam.

 2. Persiapan Panen

Beberapa persiapan perlu dilakukan sebelum panen, antara lain:

  • Pencahayaan: Berikan pencahayaan 24 jam selama 1 minggu sebelum panen untuk meningkatkan nafsu makan dan minum ayam. Ayam broiler membutuhkan pencahayaan 24 jam sehari selama beberapa minggu terakhir sebelum panen untuk memaksimalkan bobot badan.
  • Penghentian pemberian obat: Hentikan pemberian obat minimal 5-10 hari sebelum panen untuk menghindari residu antibiotik dalam daging ayam. Vitamin masih boleh diberikan.
  • Pengecekan kesehatan: Lakukan pemeriksaan kesehatan ayam untuk memastikan tidak ada penyakit yang menyerang.
  • Persiapan peralatan: Siapkan peralatan yang diperlukan untuk panen seperti keranjang ayam, timbangan, pisau, wadah air dan alat tulis (bila diperlukan).
  • Koordinasi: Koordinasikan dengan pihak pembeli atau rumah potong ayam (RPA) terkait waktu panen untuk memastikan kelancaran proses penjualan.

Panenlah ayam pada waktu yang tepat untuk mendapatkan bobot badan yang optimal dan kualitas daging yang terbaik.

3. Puasa Pakan

Puasa pakan dilakukan beberapa jam sebelum panen, umumnya 4-6 jam. Tujuannya untuk menghindari penumpukan sisa pakan di dalam tembolok ayam yang dapat menyebabkan bobot ayam tidak akurat. Air minum tetap harus disediakan.

  • Puasa pakan ayam broiler pre panen adalah praktik yang umum dilakukan peternak untuk meningkatkan kualitas daging ayam dan mengurangi penyusutan daging saat panen. Puasa biasanya dilakukan selama 12-24 jam sebelum panen, dan selama periode ini, ayam tidak diberi makan tetapi masih diberi air minum akan tetapi jumlahnya dikurangi. Kurangi jumlah air minum ayam 24 jam sebelum panen untuk membantu membersihkan pencernaan mereka dan menghasilkan karkas yang lebih bersih.

 Manfaat Puasa Pakan Ayam Broiler Pre Panen:

  • Meningkatkan kualitas daging: Puasa dapat membantu mengurangi lemak perut dan meningkatkan kandungan protein pada daging ayam. Hal ini dapat menghasilkan daging yang lebih empuk dan gurih.
  • Mengurangi penyusutan daging: Puasa dapat membantu mengurangi jumlah air dalam daging ayam, sehingga mengurangi penyusutan daging saat panen.
  • Meningkatkan kesehatan pencernaan: Puasa dapat membantu membersihkan sistem pencernaan ayam dan mengurangi risiko penyakit pencernaan.
  • Meningkatkan efisiensi pakan: Puasa dapat membantu meningkatkan efisiensi pakan ayam dengan mengurangi jumlah pakan yang terbuang.

Cara Melakukan Puasa Pakan Ayam Broiler Pre Panen:

  • Periksa kesehatan ayam: Pastikan ayam dalam kondisi sehat sebelum melakukan puasa pakan.
  • Hentikan pemberian pakan: Hentikan pemberian pakan ayam 12-24 jam sebelum panen.
  • Pastikan ayam memiliki akses ke air minum: Pastikan ayam memiliki akses ke air minum yang bersih dan segar selama periode puasa.
  • Pantau ayam selama puasa: Pantau ayam selama periode puasa untuk memastikan mereka tidak menunjukkan tanda-tanda stres atau dehidrasi.

Tips Puasa Pakan Ayam Broiler Pre Panen:

  • Lakukan puasa secara bertahap: Jika ayam belum pernah berpuasa sebelumnya, lakukan puasa secara bertahap dengan mengurangi waktu pemberian pakan setiap hari.
  • Gunakan pakan berkualitas tinggi: Gunakan pakan berkualitas tinggi untuk memastikan ayam mendapatkan nutrisi yang cukup selama periode puasa.
  • Panen ayam tepat waktu: Panen ayam tepat waktu setelah periode puasa untuk mendapatkan hasil yang optimal.

4. Penangkapan Ayam

Lakukan penangkapan ayam dengan hati-hati agar tidak stres dan terluka. Berikut beberapa langkahnya:

  • Matikan lampu: Matikan lampu kandang beberapa saat sebelum penangkapan untuk menenangkan ayam.
  • Tangkap ayam dengan tangan: Tangkap ayam satu per satu dengan tangan dengan memegang bagian kaki.
  • Masukkan ayam ke keranjang: Pindahkan ayam ke dalam keranjang yang sudah disediakan.
  • Hindari stres: Hindari gerakan kasar dan suara keras yang dapat membuat ayam stres.

5. Pengangkutan Ayam

Angkut ayam ke tempat pemotongan atau ke pembeli dengan hati-hati. Gunakan kendaraan yang bersih dan terawat, serta perhatikan ventilasi yang cukup agar ayam tidak kepanasan atau kehabisan oksigen.

6. Sanitasi Kandang

Setelah panen, lakukan sanitasi kandang secara menyeluruh untuk mencegah penyakit dan mikroorganisme berbahaya. Bersihkan kotoran ayam, desinfeksi kandang, dan lakukan perbaikan jika diperlukan. Dengan penanganan pra panen yang tepat, diharapkan hasil panen ayam broiler Anda akan optimal dan menguntungkan.

Dengan melakukan sanitasi kandang yang benar dan menyeluruh, Anda dapat mencegah timbulnya penyakit pada ayam broiler dan meningkatkan produktivitas peternakan Anda.

Dipublikasi Pada : 26-07-2024