Arsip Artikel Peternakan

  • PETERNAKAN BERKELANJUTAN: TREN BARU YANG WAJIB DIKETAHUI PETERNAK

    By : Yunindah Lestari Lapihu, S.Pt., M.Si

    Perkembangan zaman membawa perubahan besar dalam dunia peternakan. Jika dulu fokus utama hanya pada hasil produksi, kini peternakan dituntut untuk lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Peternakan berkelanjutan hadir sebagai solusi, yaitu sistem usaha ternak yang tidak hanya menguntungkan saat ini, tetapi juga tetap menjaga lingkungan dan sumber daya untuk masa depan.

     

    Apa Itu Peternakan Berkelanjutan?

    Peternakan berkelanjutan adalah cara beternak yang memperhatikan keseimbangan antara keuntungan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesej...

  • PEMANFAATAN DRONE UNTUK MONITORING LAHAN PERTANIAN

    By : Yunindah Lestari Lapihu, S.Pt., M.Si

     

    Transformasi digital di sektor pertanian terus berkembang pesat dan mulai dirasakan langsung oleh para petani. Salah satu inovasi yang kini semakin banyak dimanfaatkan adalah penggunaan drone untuk monitoring lahan pertanian. Teknologi ini menghadirkan cara kerja yang lebih cepat, akurat, dan efisien dalam mengelola lahan, sekaligus membantu meningkatkan produktivitas secara signifikan. Pemanfaatan drone menjadi bagian dari konsep Precision Agriculture, yaitu sistem pertanian modern yang memanfaatkan data sebagai dasar pengambilan keputusan.

     

    Monito...

  • MENGAPA HARUS PANGAN LOKAL??

     By: Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si

    Pangan lokal adalah makanan yang diproduksi, dikembangkan, dan dikonsumsi secara turun-temurun oleh masyarakat di daerah tertentu, memanfaatkan potensi dan kearifan lokal seperti singkong, sagu, jagung, umbi-umbian, buah, sayur, ikan, dan hasil hutan lainnya, yang kaya nutrisi dan penting untuk diversifikasi pangan serta ketahanan nasional, meskipun sering tergeser oleh makanan modern. Pangan ini sering diolah dengan teknologi sederhana dan menjadi identitas budaya, namun perlu dukungan untuk mengatasi mindset "makanan kelas dua" dan meningkatkan konsumsi m...

  • KUNCI SUKSES CAPAI BOBOT MAKSIMAL SAPI PENGGEMUKAN

    By : Eni Mulyanti, S.Pt., M.Si

    Usaha penggemukan sapi potong merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat peternakan yang mempunyai prospek yang cerah untuk dikembangkan dimasa depan. Tingginya permintaan daging sapi di Indonesia disebabkan oleh adanya kenyataan-kenyataan yang terjadi, antara lain : jumlah penduduk Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 1,49% per tahun.  Selain itu, konsumsi daging per kapita mengalami peningkatan dari waktu ke waktu sebesar 0,1 kg/kapita/tahun. Akan tetapi keadaan tersebut harus bisa disikapi secara positif.  Den...

  • PELATIHAN KELILING SEBAGAI SOLUSI MENGATASI KESENJANGAN KOMPETENSI PENYULUH DAN PETANI BINAAN BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN KUPANG

    By : Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si

    Salah satu upaya mengatasi ketiadaan program atau anggaran pelatihan dalam suatu Institusi pelatihan BBPP Kupang dapat disiasati dengan mengadakan pelatihan keliling sehingga tetap dapat menjawab kebutuhan kompetensi yang diharapkan oleh pengguna dalam hal ini Penyuluh Pertanian Lapangan dan Petani serta peternak .

    Pelatihan Keliling atau disebut juga Mobile Training Unit (MTU) adalah program pelatihan ketrampilan yang dilakukan dengan mendatangi lokasi peserta untuk menjangkau peserta pelatihan yang karena kondisi yang tidak memungkinkan tidak dapat mengik...

  • Kualitas Bokashi dan Kompos Berbasis Feses Ternak untuk Mendukung Tanaman Pangan

    By : Galih Fajar Antasari, S.Tr.Pt., M.Sc

    Bokashi dan kompos sering diperlakukan sebagai produk yang sama dengan nama berbeda. Padahal, secara ilmiah keduanya memiliki jalur biologis, kebutuhan bahan, dan implikasi agronomis yang berbeda. Bokashi adalah produk fermentasi anaerob dengan dominasi mikroorganisme fermentatif, sementara kompos adalah hasil dekomposisi aerob yang menekankan stabilisasi bahan organik. Perbedaan ini menjadikan jenis feses ternak dan komposisi pakannya sebagai variabel penentu keberhasilan, bukan sekadar preferensi teknis.

    Data Pangaribuan (2012) menunjukkan bahwa boka...

  • Peran Rumput Lokal dalam Menentukan Kualitas Pupuk Organik dari Feses Ternak

    By : Galih Fajar Antasari, S.Tr.Pt., M.Sc

    Dalam diskursus pertanian berkelanjutan, feses ternak hampir selalu ditempatkan sebagai isu hilir, sesuatu yang perlu “dikelola” agar tidak mencemari lingkungan. Cara pandang ini bermasalah sejak awal, karena secara ilmiah feses ternak justru merupakan simpul penting yang menghubungkan sistem pakan, fisiologi ternak, dinamika mikroba, dan kesuburan tanah. Jika titik ini dipahami secara utuh, maka pupuk organik tidak lagi sekadar produk sampingan, melainkan keluaran yang dapat direkayasa kualitasnya sejak tahap pemberian pakan. Di sinilah peran rumput l...

  • MENGINTIP PEMBUATAN PRODUK CAMILAN SUSU GORENG OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS PERTAHANAN KEAMANAN DI BBPP KUPANG

    By : Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si

    Susu goreng adalah camilan manis yang berasal dari masakan Kanton (Tiongkok) dan populer di Taiwan yang dibuat dengan bahan dasar susu sapi, memiliki tekstur renyah di luar dan lumer lembut di dalam. Berasal dari Distrik Shunde, Guangdong, Tiongkok, dan juga memiliki hidangan serupa di Spanyol yang disebut leche frita. Populer di Indonesia sebagai camilan manis yang praktis dengan tekstur krispi di luar dan lembut lumer di dalam, dengan rasa susu yang legit. Susu cairan dari kelenjar susu (mamary gland) Yng diperoleh dengan cara pemerahan sususapi selama ma...

  • MENGENAL NALURI MENGERAMI TELUR PADA AYAM BURAS

    By : Yunindah Lestari Lapihu, S.Pt., M.Si

    Ayam buras atau yang lebih dikenal sebagai ayam kampung secara alami memiliki naluri atau sifat untuk mengerami telurnya. Sifat mengeram ini merupakan bagian dari siklus reproduksi alami mereka yang bertujuan untuk mempertahankan keturunan, yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormonal, terutama hormon prolaktin.

    Proses dan Durasi Mengerami

    1. Masa Bertelur: Ayam kampung biasanya bertelur dalam satu periode, rata-rata sebanyak 10 hingga 15 butir (atau bisa mencapai 15-21 butir) sebelum mulai mengeram.
    2. Masa Mengeram: Setelah menyelesaikan periode berte...

  • RAHASIA KELEZATAN DENDENG GILING SAPI DAN BERBAGAI KELEBIHANNYA

    By : Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si

    Dendeng sapi adalah makanan olahan daging sapi yang populer di Indonesia, dibuat dari irisan atau gilingan daging tanpa lemak yang dibumbui dan dikeringkan. Proses ini bertujuan untuk memperpanjang masa simpan sekaligus memberikan cita rasa khas yang manis, gurih, dan terkadang pedas, tergantung bumbunya. 

    Beberapa karakteristik dari dendeng sapi pada umumnya adalah tahan lama, karena adanya proses pengeringan dalam pembuatan dendeng sehingga dapat bertahan lama bahkan hingga satu tahun jika disimpan dengan benar. Oleh sebab itu kadar airnya yang rendah dan...