Arsip Artikel Peternakan
-
KUNCI SUKSES CAPAI BOBOT MAKSIMAL SAPI PENGGEMUKAN
By : Eni Mulyanti, S.Pt., M.Si
Usaha penggemukan sapi potong merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat peternakan yang mempunyai prospek yang cerah untuk dikembangkan dimasa depan. Tingginya permintaan daging sapi di Indonesia disebabkan oleh adanya kenyataan-kenyataan yang terjadi, antara lain : jumlah penduduk Indonesia selalu meningkat dari tahun ke tahun dengan tingkat pertumbuhan sebesar 1,49% per tahun. Selain itu, konsumsi daging per kapita mengalami peningkatan dari waktu ke waktu sebesar 0,1 kg/kapita/tahun. Akan tetapi keadaan tersebut harus bisa disikapi secara positif. Den...
-
PELATIHAN KELILING SEBAGAI SOLUSI MENGATASI KESENJANGAN KOMPETENSI PENYULUH DAN PETANI BINAAN BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN KUPANG
By : Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si
Salah satu upaya mengatasi ketiadaan program atau anggaran pelatihan dalam suatu Institusi pelatihan BBPP Kupang dapat disiasati dengan mengadakan pelatihan keliling sehingga tetap dapat menjawab kebutuhan kompetensi yang diharapkan oleh pengguna dalam hal ini Penyuluh Pertanian Lapangan dan Petani serta peternak .
Pelatihan Keliling atau disebut juga Mobile Training Unit (MTU) adalah program pelatihan ketrampilan yang dilakukan dengan mendatangi lokasi peserta untuk menjangkau peserta pelatihan yang karena kondisi yang tidak memungkinkan tidak dapat mengik...
-
SISTEM PEMELIHARAAN AYAM CLOSED HOUSE
By : Yunindah Lestari Lapihu, S.Pt., M.Si
Sistem pemeliharaan ayam closed house (kandang tertutup) adalah metode peternakan modern yang mengisolasi ayam dari lingkungan luar untuk menciptakan kondisi mikroklimat yang ideal. Hingga tahun 2025, sistem ini menjadi standar efisiensi di industri perunggasan karena kemampuannya mengoptimalkan produktivitas melalui kontrol teknologi. Sistem pemeliharaan ayam closed house merupakan inovasi teknologi yang mengatur kondisi lingkungan di dalam kandang secara otomatis untuk mengoptimalkan performa ternak.
Komponen Utama Sistem Closed House
Sistem ini men...
-
STRATEGI PENANGANAN PAKAN HIJAUAN SAAT MUSIM HUJAN
By : Eni Mulyanti, S.Pt., M.Si
Musim hujan di Indonesia umumnya berlangsung sekitar bulan Oktober hingga April. Musim hujan ini akibat pengaruh angin dari Samudra Hindia dan Pasifik yang membawa uap air, dengan puncak hujan sering terjadi pada Desember hingga Februari. Meskipun demikian, awal musim dan puncaknya bervariasi di setiap wilayah.
Musim hujan membawa pengaruh positif maupun negatif bagi ternak. Musim hujan membawa pengaruh positif terhadap pertumbuhan hijauan pakan ternak. Air yang melimpah membuat tanaman pakan ternak tumbuh sangat baik yang pada akhirnya dapat meningkatkan kuant...
-
Kualitas Bokashi dan Kompos Berbasis Feses Ternak untuk Mendukung Tanaman Pangan
By : Galih Fajar Antasari, S.Tr.Pt., M.Sc
Bokashi dan kompos sering diperlakukan sebagai produk yang sama dengan nama berbeda. Padahal, secara ilmiah keduanya memiliki jalur biologis, kebutuhan bahan, dan implikasi agronomis yang berbeda. Bokashi adalah produk fermentasi anaerob dengan dominasi mikroorganisme fermentatif, sementara kompos adalah hasil dekomposisi aerob yang menekankan stabilisasi bahan organik. Perbedaan ini menjadikan jenis feses ternak dan komposisi pakannya sebagai variabel penentu keberhasilan, bukan sekadar preferensi teknis.
Data Pangaribuan (2012) menunjukkan bahwa boka...
-
Peran Rumput Lokal dalam Menentukan Kualitas Pupuk Organik dari Feses Ternak
By : Galih Fajar Antasari, S.Tr.Pt., M.Sc
Dalam diskursus pertanian berkelanjutan, feses ternak hampir selalu ditempatkan sebagai isu hilir, sesuatu yang perlu “dikelola” agar tidak mencemari lingkungan. Cara pandang ini bermasalah sejak awal, karena secara ilmiah feses ternak justru merupakan simpul penting yang menghubungkan sistem pakan, fisiologi ternak, dinamika mikroba, dan kesuburan tanah. Jika titik ini dipahami secara utuh, maka pupuk organik tidak lagi sekadar produk sampingan, melainkan keluaran yang dapat direkayasa kualitasnya sejak tahap pemberian pakan. Di sinilah peran rumput l...
-
MENGINTIP PEMBUATAN PRODUK CAMILAN SUSU GORENG OLEH MAHASISWA UNIVERSITAS PERTAHANAN KEAMANAN DI BBPP KUPANG
By : Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si
Susu goreng adalah camilan manis yang berasal dari masakan Kanton (Tiongkok) dan populer di Taiwan yang dibuat dengan bahan dasar susu sapi, memiliki tekstur renyah di luar dan lumer lembut di dalam. Berasal dari Distrik Shunde, Guangdong, Tiongkok, dan juga memiliki hidangan serupa di Spanyol yang disebut leche frita. Populer di Indonesia sebagai camilan manis yang praktis dengan tekstur krispi di luar dan lembut lumer di dalam, dengan rasa susu yang legit. Susu cairan dari kelenjar susu (mamary gland) Yng diperoleh dengan cara pemerahan sususapi selama ma...
-
MENGENAL NALURI MENGERAMI TELUR PADA AYAM BURAS
By : Yunindah Lestari Lapihu, S.Pt., M.Si
Ayam buras atau yang lebih dikenal sebagai ayam kampung secara alami memiliki naluri atau sifat untuk mengerami telurnya. Sifat mengeram ini merupakan bagian dari siklus reproduksi alami mereka yang bertujuan untuk mempertahankan keturunan, yang dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormonal, terutama hormon prolaktin.
Proses dan Durasi Mengerami
- Masa Bertelur: Ayam kampung biasanya bertelur dalam satu periode, rata-rata sebanyak 10 hingga 15 butir (atau bisa mencapai 15-21 butir) sebelum mulai mengeram.
- Masa Mengeram: Setelah menyelesaikan periode berte...
-
RAHASIA KELEZATAN DENDENG GILING SAPI DAN BERBAGAI KELEBIHANNYA
By : Ir. Wiwiek Yuniarti Costa, M.Si
Dendeng sapi adalah makanan olahan daging sapi yang populer di Indonesia, dibuat dari irisan atau gilingan daging tanpa lemak yang dibumbui dan dikeringkan. Proses ini bertujuan untuk memperpanjang masa simpan sekaligus memberikan cita rasa khas yang manis, gurih, dan terkadang pedas, tergantung bumbunya.
Beberapa karakteristik dari dendeng sapi pada umumnya adalah tahan lama, karena adanya proses pengeringan dalam pembuatan dendeng sehingga dapat bertahan lama bahkan hingga satu tahun jika disimpan dengan benar. Oleh sebab itu kadar airnya yang rendah dan...
-
KIAT MENJAGA KESEHATAN TERNAK SAAT MUSIM HUJAN
By : Eni Mulyanti, S.Pt., M.Si
Musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia biasanya terjadi pada bulan Oktober sampai dengan Maret. Namun untuk wilayah Nusa Tenggara Timur, musim hujan umumnya terjadi mlai bulan November sampai dengan Maret, dengan puncak hujan pada Januari. Salah satu karakteristik musim hujan di NTT adalah banyak hujan konvektif (hujan deras disertai angin kencang dan petir dalam durasi singkat). Kondisi ini tentunya sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, salah satunya ternak.
Kondisi ternak saat awal musim hujan rentan mengalami penurunan daya tahan tubuh dan b...
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
- 16
- 17
- 18
- 19
- 20
- 21
- 22
- 23
- 24
- 25
- 26
- 27
- 28
- 29
- 30
- 31
- 32
- 33
- 34
- 35
- 36
- 37
- 38
- 39
- 40
- 41
- 42
- 43
- 44
- 45
- 46
- 47
- 48
- 49
- 50
- 51
- 52
- 53
- 54
- 55
- 56
- 57
- 58
- 59
- 60
- 61
- 62
- 63
- 64
- 65
- 66
- 67
- 68
- 69
- 70
- 71
- 72
- 73
- 74
- 75
- 76
- 77
- 78
- 79
- 80
- 81
- 82
- 83
- 84
- 85
- 86
- 87
- 88
- 89
- 90
- 91
- 92
- 93
- 94
- 95
- 96
- 97
- 98
- 99
- 100
- 101
- 102
- 103
- 104
- 105
- 106
- 107
- 108
- 109
- 110
- 111
- 112
- 113
- 114
- 115
- 116
- 117
- 118
- Next →
